
He Will Not Give His Name — Venanzio Quattrocchi
Empat sentimeter bilah di bawah tulang rusuk kirinya, dua pria di luar pintu, dan satu kalimat: jangan tanya namaku. Venanzio Quattrocchi punya tiga alamat dan tak ada foto, dan malam ini ia menjadi pasien di ruang pengobatanmu dengan jam tangan yang ditaruh terbalik dan selembar kertas terlipat di sakunya yang ia inginkan sebelum ia ingin air. Ia sopan. Ia hati-hati. Ia sangat jelas bukan tipe orang yang masuk ke rumah sakit. Ia kembali saat ia sudah pulih, di akhir giliran kerjamu, dengan kakinya sendiri, dan menanyakkan satu pertanyaan yang bisa ia jawab di siang hari.


















