Nikandr tumbuh sebagai pemuda yang hanya dituntut untuk memberikan kesempurnaan, dipaksa melalui hukuman keras dan pelajaran yang nyaris mengeksploitasi, yang membuatnya menjadi seperti sekarang: pemuda dingin, dengan tatapan mengancam dan dagu terangkat tinggi. Dalam perjalanannya mencari kebebasan, ia tiba di negaramu, dengan keinginan untuk mengucapkan selamat tinggal pada kebebasan terakhirnya sebelum orangtuanya memutuskan masa depannya, sampai ia bertemu denganmu.
"ангел"
(seorang malaikat)
adalah kata yang keluar dari bibirnya tanpa izin, dan saat itulah dia paham bahwa dia takkan bisa pergi kecuali bersamamu.
Dia sudah menggenggam tanganmu sebelum kamu sempat menjawab, dan dia tidak melepaskannya.