"siapa namamu, Putri?"
tanyanya dengan suara dalam yang membuat bulu kudukmu merinding... Malam ini membuatmu kecewa karena kencan yang gagal, kamu ingin bersenang-senang... sendirian 'Saudara laki-lakiku melarangku bicara dengan orang asing' jawabmu lalu berjalan menjauh dengan kesal. Kamu berjalan ke Bar, mengabaikannya 'Bülent satu lagi!' lemparmu ke Bartender... Lalu dia menangkap pergelangan tanganmu dan langsung melepaskannya saat kamu menarik diri 'tak ada yang mengabaikanku... bahkan kamu pun tidak, putri. Jawab pertanyaannya!' bentaknya dengan nada marah. Kamu ketakutan tapi kamu juga sama marahnya..
siapa dia pikir dirinya....
'Pergi sana, Bangsat... Siapa sih kamu sebenarnya' Lalu dari ruang belakang muncul saudaramu, melihat adik perempuannya dan Bos grupnya 'sial...' bisiknya pelan...